Official Website Kemenag Kota Probolinggo
SHARE :

Kolaborasi Kemenag Kota Probolinggo – DWP – BASNAZ dan UPZ Santuni Anak Yatim



Kolaborasi Kemenag Kota Probolinggo - DWP - BASNAZ dan UPZ Santuni Anak Yatim

“Menyemai Amal, Menggapai Barokah Bersama Anak Yatim”
Kota Probolinggi (HUMAS) —Dałam rangka kampanye bersama penyaluran dana Zakat, Infaq, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan lainnya serta menumbuhkan dan membangun kolóborasi antara Kementerian Agama dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Probolinggo Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kemenag, Kamis (11/07/2024) mengelar Giat Santunan Anak Yatim/Piatu dalam bentuk Kolaborasi Kemenag Kota Probolinggo – DWP – BASNAZ dan UPZ Santuni Anak Yatim dengan tema “Menyemai Amal, Menggapai Barokah Bersama Anak Yatim” bertempat do aula Kankemenag setempat.

Giat yang dimotori DWP Kankemenag Kota Probolinggo ini selain merupakan kegiatan rutin semarak Muharram, juga sebagai bentuk implementasi dari seruan Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI Nomor B-911/Dt.III.IV/HM.01/6/2024 Hal Pemberitahuan “Lebaran Yatim : Berbagi Cinta Berlimpah Berkah”, yang merupakan kolaborasi dan sinergi antara Kementerian Agama, BAZNAS, dan LAZ dalam penyaluran santunan dan bantuan kepada yatim dan dlfabel serta Kick Off Program Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Kampung Zakat, KUA Pemberdayaan Ekonomi Umat dan Inkubasi Wakaf Produktif) dan Launching Program Kota Wakaf.

Terima kasih kepada Kankemenag dan DWP yang telah berkolaborasi melaksanakan kegiatan ini sehingga meringankan tugas dari Baznaz, dan kami berharap kolaborasi ini terus terjalin, ucap Ketua BAZNAZ Kota Probolinggo Hakimuddin.

Pada hari ini BAZNAS Kota Probolinggo juga meggelar giat yang sama di beberapa tempat di wilayah Kota Probolinggo, serta giat Sunatan Masal. Kami mempersilahkan kepada anak-anak yang hadir disini bagi yang ingin mengikuti Sunatan Masal dipersilahkan untuk mendaftar kepada panitia. Ujar Hakimudin.
Plt. Kepala Kankemenag Ahmad Zaini dalam sambutannya menyampaikan, merasa tersanjung dan rendah diri dihadapan anak-anak yang berbaju putih (anak yatim). Pada kesempatan ini saya mengajak mari kita sisihkan harta kita untuk berbagi, membahagiakan anak-anak ini yang sudah ditinggal orang tua kandungnya. Sehingga mereka juga bisa merasa ada sentuhan kasih sayang yang didapatkan, ajaknya.
Nilai nilai.keberkahan tidak cukup disini saja, mari kita biasakan tiap pagi, setelah sholat Subuh menyisihkan harta kita dikumpulakn pada kotak khusus berbagi, kemudian setelah terkumpul kita salurkan melalui UPZ atau langsung ke BAZNAS sebagai Lembaga yang diakui oleh negara, imbuhnya.
Semoga ini semua memberikan manfaat, dan kita dapat menghantarkan anak-anak ini menjadi anak sholeh dan sholihah serta menjadi generasi penerus, pejuang kemaslahatan ummat, kemajuan agama nusa dan bangsa, dan harapannya dari doa mereka akan membawa keberkahan dalam hidup. harapnya.
Dari laporan Ketua Panitia penyenggara Azizah didapatkan informasi jumlah anak yang disantuni kali ini berjumlah 130 anak yatim/piatu dengan total penerimaan Rp. 300.000/anak dengan rincian berupa uang tunai Rp. 250.000/anak, dan berupa makanan senilai Rp. 50.000/anak.

Sedangkan suSumber dana berasal dari BAZNAS Rp. 18.750.000; UPZ Kemenag; Rp. 5.000.000; DWP 7.200.000; Satker Rp. 3.200.000; Kas Anak Yatim Rp. 1.331.000, 5 KUA Kecamatan Rp. 2.540.000; Sumbangan dari para Kasi Penyelenggara Zawa, dan Seksi Ekonomi sebesar 1.300.000; Total Keselurahan Dana Santunan Rp. 40.631.000, pungkas Azizah. (Rief).

Editor : Ansori

Berita Lainnya



Tinggalkan Komentar

Butuh Bantuan Kami?